Seorang dari masa lalu yg terperangkap di masa depan

Posted: December 2, 2008 in Cuma Nulis, sepenggal pemikiran

Di suatu malam, dalam suatu acara pesta di sebuah desa. hampir semua warga desa tersebut hadir untuk ikut memeriahkan pesta besar-besaran itu. Tak terkecuali Dia, seorang pemuda yg gagah, tampan, berkharisma, dan dikagumi oleh hampir semua penduduk Desa tersebut.

Di saat semua orang menari…..ada seorang yang tertawa…..”hahahaha…”, begitu kerasnya sampai semua orang yang mendengarnya berpaling ke arah Dia. Salah seorang bertanya, “..siapa lelaki itu???” , “…oooh.. Dia cuma seorang dari masa lalu yg terperangkap di masa depan .” sahut salah seorang yg mengenalnya….

Mendengar jawaban itu, si lelaki kembali bertanya-tanya, memang ada apa dengan masa lalu Dia, kenapa sekarang dia terperangkap di masa depan. Seolah tak mau ambil pusing, lelaki itu kembali menari-nari berbaur dengan yang lain mengikuti irama musik yang begitu ceria. Namun tak lama kemudian, lelaki itu kembali terhenti dari tariannya ketika mendengar suara tawa yang begitu keras, suara tawa itu kembali berasal dari lelaki yang sama. Namun, kali ini semua orang tetap menari dan tidak ada yang mempedulikan suara tawa tersebut.

Ketika semua orang tak ada yang peduli, lelaki ini kemudian berjalan menghampiri sumber suara tawa tadi. Sampai akhirnya dia bertatap muka langsung dengan si orang yang telah membuatnya begitu penasaran. Sesaat kemudian, dia mulai memperhatikan tingkah laku orang itu. Baginya, lelaki yang kata orang-orang hanya seorang dari masa lalu yang terperangkap di masa depan sangat membuatnya penasaran, tingkahnya jauh berbeda dengan kebanyakan orang, sesaat dia termenung, kemudian tersenyum, termenung, tersenyum, dan kembali tertawa dengan suara yang cukup keras.

kemudian lelaki itu memulai percakapan, “..maaf, kenapa anda tertawa sendirian padahal tidak ada hal lucu.” Pemuda itu kemudian melirikkan sorot matanya kepada lelaki itu, “kenapa??? Emang ada yang salah dengan tawa saya??..” jawab Dia kepada lelaki tersebut. Lelaki tersebut agak sedikit gugup, karena pemuda tersebut ternyata kurang ramah sambutannya.

“saya hanya heran aja dengan tingkah laku anda yang tertawa di tengah-tengah kerumunan orang-orang yang sedang asik menari.” Kemudian pemuda itu mengajak si lelaki untuk duduk dan minum dengannya. Ia menceritakan, kenapa dia tertawa sendirian meskipun tidak ada hal yang lucu. ” Saya tertawa justru salah satunya karena menyaksikan tingkah laku warga desa ini, mereka ini banyak melakukan hal-hal yang sia-sia dan hal-hal yang berbau Syirik . Mereka mengadakan pesta malam ini dalam rangka hari kelahiran anak pak Kades yang bertepatan dengan keberhasilan Panen dan ternak di Desa ini. Kelahiran anak itu menurut mereka benar-benar membawa berkah buat desa ini.” begitu ungkapnya. “kenapa anda tidak mengingatkan mereka?.”

Itulah, dulu saya pernah mencoba memperingatkan mereka, tapi tak ada seorang pun yang mau mendengarkan saya. Mereka lebih percaya dengan kata-kata Kepala Desa yang memang sudah berhasil membuat kehidupan warga desa ini makmur. ternyata keberhasilan Kepala Desa, malah membuat warga menjadi mengagung-agungkannya.

“Lalu kenapa anda malah memilih utuk tertawa sendiri?”.

Karena saat ini tidak ada hal lain yg bisa aku lakukan untuk menarik perhatian mereka selain tertawa denga keras.” Begitu jawab pemuda itu.

Setelah bercakap-cakap cukup lama, lelaki itu pun kemudian pergi meningglkan pemuda itu dengan berjuta-juta pertanyaan.

Hanya dengan kemakmuran orang bisa “lupa”, hanya dengan suatu keberhasilan orang bisa “khilaf”. Tetapi hanya dengan tertawa apakah bisa merubah “semua” itu????

 

“Hanya sepenggal pikiran yang meratapi sisi lain kehidupan di masyarakat di sekitar kita.”

Advertisements
Comments
  1. Pria says:

    kenapa Heu…????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s